Profil Kab.Labuhanbatu PDF  | Print |
User Rating: / 11
PoorBest 
Written by Administrator   
Sunday, 10 April 2011 01:49
There are no translations available.

Motto

: Ika Bina En Pabolo
Provinsi : Sumatera Utara
Ibu kota : Rantau Prapat
Luas : 2.562,01 km²
Penduduk
Jumlah :

547.802 jiwa (Data April 2012:Kantor Catatan Sipil)

Pembagian administratif
Kecamatan : 9
Desa / Kelurahan : 98
Hari Jadi : 17 Oktober 1945

Kabupaten Labuhanbatu dengan Ibukotanya Rantauprapat memiliki luas wilayah 922.318 Ha (9.223,18 KM2) atau setara dengan 12,87% dari luas Wilayah Propinsi Sumatera Utara. Sebagai Kabupaten terluas kedua setelah Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Labuhanbatu merupakan jalur lintas timur Pulau Sumatera dengan jarak 285 km dari Medan, Ibukota Propinsi Sumatera Utara, 329 km dari Propinsi Riau dan 760 km dari Propinsi Sumatera Barat. Kabupaten Labuhanbatu terletak pada koordinat 10 260 – 20 110 Lintang Utara dan 910 010 – 950 530 Bujur Timur dengan batas wilayah sebagai berikut :

  • Sebelah Utara dengan Kabupaten Asahan dan Selat Malaka.
  • Sebelah Timur dengan Propinsi Riau.
  • Sebelah Selatan dengan Kabupaten Tapanuli Selatan.
  • Sebelah Barat dengan Kabupaten Toba Samosir dan Tapanuli Utara.

Kabupaten ini mempunyai wilayah terluas di Propinsi Sumatera Utara secara administratif terdiri dari 22 Kecamatan, 209 Desa dan 33 Kelurahan.

Kabupaten Labuhanbatu mempunyai kedudukan yang cukup strategis, yaitu berada pada jalur lintas timur Sumatera dan berada pada persimpangan menuju Propinsi Sumatera Barat dan Riau, yang menghubungkan pusat-pusat perkembangan wilayah di Sumatera dan Jawa serta mempunyai akses yang memadai ke luar negeri karena berbatasan langsung dengan Selat Malaka.

Peta Lokasi :

Lokasi di Sumatera Utara

 


 

 

Lambang Kabupaten Labuhanbatu

LAMBANG KABUPATEN LABUHANBATU


(Gambar Perisai)
Bentuk Perisai bersegi lima, bermakna tetap menjiwai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

(Gambar Tepak Sirih)
Tepak Sirih, menunjukkan Daerah Kabupaten Labuhanbatu memiliki kebudayaan dan adat istiadat yang tinggi.

(Gambar Pohon Karet, Ikan Terubuk, dan Buah Kelapa)
Pohon Karet, Ikan Terubuk dan Buah Kelapa menggambarkan penghasilan utama Daerah Kabupaten Labuhanbatu dan Kebanggaan Daerah Kabupaten Labuhanbatu dengan Ikan Terubuknya.

(Gambar tujuh belas butir padi, delapan bunga kapas, empat puluh lima mata rantai)
Tujuh Belas Butir Padi mengingatkan tanggal 17, Delapan bunga kapas menunjukkan bulan 8 dan Empat puluh lima Mata Rantai Persatuan menunjukkan Tahun 1945, yaitu Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

(Gambar satu bintang bersinar)
Satu Bintang bersinar Lima, menunjukkan bahwa Daerah Kabupaten Labuhanbatu tetap berpegang pada kebijaksanaan musyawarah, pada Undang-Undang Dasar 1945 yang berlandaskan Pancasila.

Gambar Bambu Runcing)
Bambu runcing, menunjukkan bahwa Daerah Kabupaten Labuhanbatu suatu Daerah yang tidak pernah ketinggalan dalam perjuangan merebut Kemerdekaan Indonesia.

 

ARTI SEMBOYAN LAMBANG DAERAH “IKA BINA EN PABOLO”

Berarti ini dibangun itu diperbaiki. Dalam arti yang luas, semboyan ini bermakna kekompakan/kerjasama atau gotong royong dalam membangun dan memperbaiki sesuai dengan bidang/fungsi dan kemampuan masing-masing, sehingga terwujud apa yang dicita-citakan oleh masyarakat Labuhanbatu.

 

Media

LabuhanbatuKab.go.id
Kab. Labuhanbatu