Beranda Pemerintahan Struktural Indikator Keberhasilan Pembangunan Sektor Kesehatan Adalah Penurunan AKI dan AKB
Indikator Keberhasilan Pembangunan Sektor Kesehatan Adalah Penurunan AKI dan AKB PDF  Array Cetak Array
Penilaian User: / 0
TerburukTerbaik 
Ditulis oleh Kabag Humas   
Sabtu, 23 Juli 2011 18:20

Teks foto : Wakil bupati Suhari Pane SIP memberikan ucapan selamat kepada para wisudawati berprestasi usai menerima cendera mata dari Pimpinan Yayasan Akbid Ika Bina Labuhanbatu.

WISUDA AKBIDRANTAUPRAPAT, ML : Indikator keberhasilan pembangunan pada sektor kesehatan adalah penurunan AKI (Angka Kematian Ibu) maternal dan AKB (Angka Kematian Bayi). Untuk mencapai keberhasilan pembangunan kesehatan ini diperlukan kerja sama yang baik antara instansi yaitu akademi kebidanan sebagai institusi yang menjalankan fungsinya untuk menghasilakn sumber daya manusia yang berkualitas dan profrsional.

Demikian arahan tertulis bupati yang dibacakan oleh wakil bupati Labuhanbatu Suhari Pane S.IP pada acara Wisuda Ahli Madya Kebidanan, Akademi Kebidanan (Akbid) Ika Bina Labuhanbatu, Sabtu (23/7).

Sesuai dengan visi pembangunan Labuhanbatu, yaitu “Labuhanbatu Mandiri 2015 menuju Labuhanbatu Sejahtera 2020”, maka akademi kebidanan Ika Bina Labuhanbatu sebagai salah satu perguruan tinggi bidang kesehatan di kabupaten Labuhanbatu yang menghasilkanahli madya kebidanan merupakan sumber daya manusia yang mendukung terciptanya visi dan misi dari kabupaten Labuhanbatu itu sendiri.

Sementara arahan tanpa teksnya Wakil Bupati Suhari Pane S.IP mengatakan, kesuksesan tidak selalu identik dengan jabatan atau kekayaan tetapi ada yang lebih penting yakni kebahagiaan.

Kebahagiaan hanya dapat diraih melalui perjuangan yang sulit pada awalnya baru pada akhirnya segala kemudahan akan dapat kita raih. Kebahagiaan yang kita raih tentunya tidak melupakan akhlakul karima, yakni tidak menghalalkan segala cara akan tetapi kehagaiaan yang hakiki itu adalah kebahagiaan yang direstui orang tua dan diridho oleh Allah Swt.

Ketua Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah I Sumut dan NAD Prof DR H Zainuddin dalam sambutan tertulisnya meminta para wisudawati untuk terus berjuang di tengah masyarakat. Sebab, wisuda bukan merupakan akhir dari suatu perjuangan, tapi awal dari suatu pengabdian.

Wisuda ini bukan akhir dari tujuan, tapi masih banyak tujuan yang harus dilakukan. Zainunddin juga berpesan kepada wisudawati berupa empat pesan yaitu, belajarlah terus menerus meskipun saat ini kamu telah mendapat gelar, tumbuhkan ilmu yang dipelajari, belajar disiplin dan bentuk kepribadian yang baik

Hal senada juga disampaikan Kadis kesehatan provinsi Sumatera Utara yang diwakili Abdul Hanif Siregar, ada beberapa faktor guna memenuhi kreteria SDM yang profesional, di antarnya mahasiswa harus mampu bersaing, mampu menguasai perkembangan teknologi terutama masalah dunia kesehatan yang semakin hari semakin berkembang, sehingga mampu menguasai era globalisasi untuk perkembangan zaman kedepannya, dan juga harus mampu mempunyai moral yang baik.

Adapun 5 orang wisudawati yang memiliki peringkat sangat memuaskan dari 100 orang yang diwisuda pada hari itu adalah Yuspita Sari dengan IP 3,33, Sri Rahanggi dengan IP 3.33, Irliani dengan IP 3,28, Juliati dengan IP 3,23 dan Nuriah dengan IP 3,21.(AR).

 

PENGUMUMAN PEMENANG

PEMANFAATAN BARANG

MILIK DAERAH EKS.PASAR BARU

(BGS)

KLIK DISINI

Pengumuman

BEASISWA PRESTASI

LABUHANBATU

di sini...


LabuhanbatuKab.go.id
Kab. Labuhanbatu